Abbey Road: Zebra Cross Legendaris

Kategori: CD dan Kaset
Judul: Abbey Road
Artis: The Beatles
Tahun: 1969
Setelah jalan-jalan di Pasar Beringharjo, aku berjalan menyeberangi jalan malioboro melewati sebuah zebra cros. Cuci mata di sepanjang trotoar Malioboro, para pedagang kaki lima menawarkan segala macam dagangannya kepada para turis asing maupun domestik yang lewat di trotoar itu. Aku melihat sebuah poster Abbey Road di salah satu penjual poster. Tanpa pikir panjang aku beli poster itu, tentu saja dengan menawar.
The Beatles, band legendaris asal Liverpool ini memang sangat ku sukai. Sampai aku mengoleksi segala macam yang berhubungan dengannya. Tapi aku tidak terlalu ngoyo. Kebetulan aku lihat poster itu, bisa menambah koleksiku.
Abbey Road, Album terakhir yang direkam beatles bersama-sama empat personelnya. Dirilis bulan september tahun 1969 sebelum album Let it Be diedarkan. Sampul Album ini bergambar keempat personel Beatles yang sedang menyeberangi zebra cros di depan studio Abbey Road. Nama studio itu pun dijadikan nama Album ini.
Banyak sekali yang bisa diceritakan dari Abbey Road ini, seperti gosip kematian Paul Mc Cartney.
Zebra Cross ini menjadi begitu legendaris. Setiap turis yang mengunjugi studio abbey road, seakan-akan wajib untuk berfoto dengan pose seperti the beatles yang sedang menyeberangi jalan. Bahkan tidak sedikit artis-artis yang juga meniru pose the beatles ini, seperti Red Hot Chilli Pepper, Dream Theatre, dan masih banyak lagi.
Selain desain covernya yang sangat menarik, tentu saja lagu-lagu di dalam album ini yang tidak kalah menariknya. Album ini merupakan album pertama pencetus genre musik slow-rock. Dengan beberapa lagu yang saling menyambung seperti meddley, banyak ditiru musisi-musisi dekade berikutnya.
Dalam album ini untuk pertama kalinya lagu ciptaan George Harrison menjadi hit number one: Something. Ringo Star juga menyumbang lagu Octopus's Garden.
Tapi pada dasarnya album ini merupakan puncak perseteruan antara Lennon dan McCartney. Side A merupakan konsepnya Lennon yang lebih menonjolkan ekspresi dan emosi. Side B yang lebih mengedepankan keindahan melodi merupakan konsepnya McCartney.
Dan memang benar inilah album terakhir mereka.
Ada sebuah rahasia, lagu Because yang diciptakan Lennon, merupakan partiture terbalik dari Moonlight Sonata karya Beethoven. Sungguh kreativitas yang luar biasa. Lennon Memang Jenius. Dia tidak sekedar menjiplak, tapi menciptakan sesuatu yang baru dari karya klasik.

4 koMentar:
sori bos...u sich ga ngasih kabar2 dadi aku yo ga ngerti perkembangan u saiki. piye juga kabar cah2?jik di mabes polri gowok khan?salam kangen wae yo dinggo kabeh.
selamat berngeblog ria.sering pake Y!M ga?coba yuk kapan2 sekarang dah bisapake voice lho. u garek tinggal tuku headset wae. yach...itung2 telpon gratis????hehehehe
9:33 PM
Halo No, kok gak ada shout box-nya sih? Bikin donk.
7:53 PM
Hehehe..biru itu = perca
7:54 PM
Rasane Papa-ku gag punya album The Beatles yg ini...
Waktu aku kelas 5 SD, that was the first time for me, found out that Lennon had died. That's why The Beatles would never be reunited again.
It made me sad....cos I love the Beatles.
http://tyka82.blogspot.com/
11:51 PM
Post a Comment
Selanjutnya:
Create a Link
<< Home